REVIEW DRAMA
KOREA WHILE YOU WERE SLEEPING
Profile
Drama : While You Were
Sleeping
Hangul : 당신이 잠든 사이에
Director : Oh Coong-Hwan
Writer : Park Hye-Ryun
Network : SBS
Episodes : 32
Release
Date : September 27 – November 16, 2017
Runtime :
Wed & Thu 22:00 (35 minutes each/ 2 episodes per day)
Genre :
Fantasy/ Romance
Language :
Korean
Country :
South Korea
Cast
Lee Jong-Suk :
Jung Jae-Chan
Bae Suzy :
Nam Hong-Joo
Lee Sang-Yeob :
Lee Yoo-Beom
Jung Hae-In :
Han Woo-Tak
Kim Won-Hae :
Choi Dam-Dong
Synopsis
Hong-Joo (Bae Suzy) tinggal bersama dengan Ibunya dan
membantunya dalam menjalankan restoran babi panggang. Hong-Joo adalah seorang
wanita yang istimewa, dimana dia dapat melihat kejadian yang dialami oleh orang
lain melalui mimpinya. Hal yang lebih buruk adalah dia tidak tahu kapan
kejadian tersebut akan terjadi, tetapi dia mencoba menghentikan hal tersebut
agar tidak menjadi kenyataan. Suatu malam, Hong-Joo bermimpi tentang kematian Ibunya.
Sementara itu, Jae-Chan (Lee Jong-Suk) adalah seorang jaksa
baru. Dia bertemu dengan Yoo-Beom (Lee Sang-Yeob) di kantor kejaksaan. Yoo-Beom
adalah guru private Jae-Chan saat dia masih menjadi pelajar, tetapi sebuah
insiden menyebabkan Jae-Chan tidak menyukainya.
Jae-Chan dan adik laki-lakinya pindah ke sebuah rumah baru
dan mereka menjadi tetangga dari Hong-Joo. Suatu malam, Jae-Chan bermimpi
Yoo-Beom mengendarai mobil Hong-Joo dan hal ini menyebabkan suatu rantai
kejadian termasuk kematian Ibu Hong-Joo dan kemudian Hong-Joo. Saat Jae-Chan
menyadari bahwa mimpinya akan menjadi kenyataan, dia mengambil langkah yang
berbahaya untuk menghentikan kejadian tersebut. Yoo-Beom menjadi sangat marah
pada Jae-Chan, tetapi Hong-Joo memeluknya dan berterima kasih kepadanya.
Jae-Chan dan Hong-Joo kemudian bekerja sama untuk menyelesaikan masalah
lainnya.
Review
Drama While You Were Sleeping ini memiliki jalan
cerita yang cukup unik dan jarang digunakan dalam pembuatan suatu drama.
Pemeran utama wanita Hong-Joo yang diperankan oleh Bae Suzy memiliki kemampuan
untuk melihat kejadian yang dialami oleh seseorang melalui mimpinya. Hal ini
dapat dilihat melalui episode ke-1 dimana Hong-Joo secara tiba-tiba memeluk
seorang pria yang tidak ia kenali. Setiap kejadian yang terjadi di dalam
mimpinya pasti akan menjadi kenyataan. Hong-Joo dan Ibunya selalu berusaha
untuk menghentikan setiap kejadian yang berujung dengan kematian di dalam
mimpinya agar orang tersebut dapat selamat. Namun, orang-orang tidak
mempercayai kata-kata Hong-Joo dan menganggapnya orang aneh. Hong-Joo berkata
“Siapa yang akan percaya dengan omong kosong gila ini ? Aku melihat Anda di
dalam mimpiku. Yang kulihat dalam mimpiku selalu menjadi kenyataan. Jadi, jika
ingin hidup, Anda harus mendengarkanku. Orang akan berpikir ini tidak masuk
akal. Bahkan, Ayah meninggal seperti itu karena tidak mempercayaiku. Masa depan
tidak bisa diubah. Mengetahui yang akan terjadi tidak akan mengubah apapun.”
Hong-Joo menjalani hari-harinya dengan membantu restoran
Ibunya. Sebenarnya, Hong-Joo adalah seorang reporter terkenal, tetapi dia telah
melakukan cuti selama beberapa bulan sejak ia bermimpi tentang kematian sang
Ibu. Hong-Joo bahkan merasa frustasi dan memotong rambutnya secara paksa dengan
anggapan agar kejadian tersebut tidak akan terjadi. Mimpi itu muncul. Mimpi yang
menjelaskan penyebab dari kematian sang Ibu dan juga Hong-Joo. Namun, mimpi itu
dialami oleh seorang lelaki yang baru saja pindah kedepan rumah Hong-Joo.
Lelaki itu adalah Jae-Chan. Seseorang yang baru saja diangkat menjadi jaksa. Di
dalam mimpi tersebut Hong-Joo bertemu dengan Yoo-Beom untuk makan malam di
sebuah restoran. Hong-Joo memiliki firasat buruk tentang ibunya dan memutuskan
untuk pulang kembali ke rumah dan memeriksa apakah Ibunya baik-baik saja.
Yoo-Beom memutuskan untuk menyetir mobil Hong-Joo karena salju turun dengan
lebat. Saat sedang mengendarai mobil, tiba-tiba Yoo-Beom menabrak seorang
lelaki lalu membanting stir mobil sehingga menabrak tiang lampu jalan. Yoo-Beom
yang tersadar bahwa telah terjadi kecelakaan memeriksa kondisi Hong-Joo yang
telah pingsan. Setelah menyadari situasi yang terjadi, Yoo-Beom akhirnya
menukar posisi tempat duduknya menjadi Hong-Joo yang duduk di tempat pengemudi
sehingga saat polisi atau ambulance datang akan terlihat bahwa Hong-Joo yang
mengemudikan mobil tersebut. Hong-Joo tidak sadarkan diri selama beberapa
bulan, hal ini lah yang menyebabkan sang Ibu bekerja tanpa istirahat untuk
membayar biaya rumah sakit Hong-Joo dan akhirnya meninggal dunia. Saat sadarkan
diri, Hong-Joo mengetahui sang Ibu telah meninggal dunia. Karena depresi
terhadap yang terjadi kepada Ibunya dan tuntutan karena kecelakaan yang telah
disabotase tersebut, akhirnya Hong-Joo memutuskan untuk bunuh diri.
Mengalami mimpi yang sangat aneh untuk pertama
kalinya, Jae-Chan bersikap acuh tak acuh terhadap mimpi tersebut. Saat
mengetahui bahwa Hong-Joo dan Yoo-Beom saling mengenal, Jae-Chan akhirnya
memutuskan untuk mencegah kejadian di dalam mimpinya tersebut agar tidak
menjadi nyata. Usaha Jae-Chan berhasil. Jae-Chan berhasil mencegah kecelakaan
tersebut sehingga tidak ada korban yang jatuh. Merasa kesal karena mobil yang
dikendarainya ditabrak oleh Jae-Chan, Yoo-Beom meluapkan kemarahannya. Namun,
Hong-Joo memeluk Jae-Chan dan berterima kasih karena telah menyelamatkannya.
Hong-Joo mempercayai kata-kata Jae-Chan tentang
mimpinya yang menjadi kenyataan. Seiring berjalannya waktu, Jae-Chan bertemu
dengan lelaki yang telah ia selamatkan ketika menabrakan mobilnya ke mobil
Hong-Joo. Lelaki tersebut adalah seorang polisi bernama Woo-Tak. Woo-Tak juga
mengalami hal yang sama seperti Hong-Joo dan Jae-Chan, mimpi yang menjadi
kenyataan. Setelah mengamati hal-hal yang terjadi di dalam mimpi Hong-Joo,
Jae-Chan dan mimpinya, Woo-Tak membuat suatu dugaan bahwa mimpi yang terus
terjadi pada mereka bertiga disebabkan karena peristiwa yang melibatkan mereka.
Hong-Joo telah bermimpi seperti itu sejak kecil. Jae-Chan selalu bermimpi
tentang Hong-Joo dikarenakan Hong-Joo pernah menolong Jae-Chan saat kecil,
sedangkan Woo-Tak selalu bermimpi tentang Jae-Chan karena Jae-Chan telah
menolongnya saat mobil Hong-Joo yang dikendarai oleh Yoo-Beom hampir menabrak
Woo-Tak. Mereka bertiga selalu berusaha untuk membantu orang lain dengan
mencocokan mimpi mereka.
Drama ini memberikan kesan yang fresh dengan
mengangkat cerita yang tidak biasa. Pemain dalam drama ini juga sangat
mendukung dimana visual dan bakat yang para pemain miliki. Alur cerita yang
diambil cukup monoton dimana memiliki kesamaan di setiap episodenya, yaitu
muncul sebuah kasus dan kemudian Hong-Joo, Jae-Chan dan Woo-Tak akan berusaha
untuk mengubahnya agar tidak terjadi kejadian yang buruk. Akhir cerita untuk second lead male, yaitu Woo-Tak tidak
jauh berbeda dengan kebanyakan drama yang lainnya. Woo-Tak harus mengalah untuk
mendapatkan hati Hong-Joo. Dengan sudah berakhirnya drama ini, saya memberikan
rating 7/10 karena cerita yang tidak biasa, tetapi alur cerita yang dapat
ditebak. Drama ini termasuk salah satu drama yang wajib ditonton oleh pecinta
K-Drama.
Teaser
Daftar Pustaka






Tidak ada komentar:
Posting Komentar