Rabu, 27 Desember 2017

Review Drama Korea While You Were Sleeping

REVIEW DRAMA KOREA WHILE YOU WERE SLEEPING

  
Profile
Drama                         : While You Were Sleeping
Hangul                         : 당신이 잠든 사이에
Director                       : Oh Coong-Hwan
Writer                          : Park Hye-Ryun
Network                      : SBS
Episodes                      : 32
Release Date               : September 27 – November 16, 2017
Runtime                      : Wed & Thu 22:00 (35 minutes each/ 2 episodes per day)
Genre                          : Fantasy/ Romance
Language                    : Korean
Country                       : South Korea

Cast
Lee Jong-Suk              : Jung Jae-Chan
Bae Suzy                     : Nam Hong-Joo
Lee Sang-Yeob           : Lee Yoo-Beom
Jung Hae-In                : Han Woo-Tak
Kim Won-Hae             : Choi Dam-Dong

Synopsis
Hong-Joo (Bae Suzy) tinggal bersama dengan Ibunya dan membantunya dalam menjalankan restoran babi panggang. Hong-Joo adalah seorang wanita yang istimewa, dimana dia dapat melihat kejadian yang dialami oleh orang lain melalui mimpinya. Hal yang lebih buruk adalah dia tidak tahu kapan kejadian tersebut akan terjadi, tetapi dia mencoba menghentikan hal tersebut agar tidak menjadi kenyataan. Suatu malam, Hong-Joo bermimpi tentang kematian Ibunya.

Sementara itu, Jae-Chan (Lee Jong-Suk) adalah seorang jaksa baru. Dia bertemu dengan Yoo-Beom (Lee Sang-Yeob) di kantor kejaksaan. Yoo-Beom adalah guru private Jae-Chan saat dia masih menjadi pelajar, tetapi sebuah insiden menyebabkan Jae-Chan tidak menyukainya.

Jae-Chan dan adik laki-lakinya pindah ke sebuah rumah baru dan mereka menjadi tetangga dari Hong-Joo. Suatu malam, Jae-Chan bermimpi Yoo-Beom mengendarai mobil Hong-Joo dan hal ini menyebabkan suatu rantai kejadian termasuk kematian Ibu Hong-Joo dan kemudian Hong-Joo. Saat Jae-Chan menyadari bahwa mimpinya akan menjadi kenyataan, dia mengambil langkah yang berbahaya untuk menghentikan kejadian tersebut. Yoo-Beom menjadi sangat marah pada Jae-Chan, tetapi Hong-Joo memeluknya dan berterima kasih kepadanya. Jae-Chan dan Hong-Joo kemudian bekerja sama untuk menyelesaikan masalah lainnya.

Review
Drama While You Were Sleeping ini memiliki jalan cerita yang cukup unik dan jarang digunakan dalam pembuatan suatu drama. Pemeran utama wanita Hong-Joo yang diperankan oleh Bae Suzy memiliki kemampuan untuk melihat kejadian yang dialami oleh seseorang melalui mimpinya. Hal ini dapat dilihat melalui episode ke-1 dimana Hong-Joo secara tiba-tiba memeluk seorang pria yang tidak ia kenali. Setiap kejadian yang terjadi di dalam mimpinya pasti akan menjadi kenyataan. Hong-Joo dan Ibunya selalu berusaha untuk menghentikan setiap kejadian yang berujung dengan kematian di dalam mimpinya agar orang tersebut dapat selamat. Namun, orang-orang tidak mempercayai kata-kata Hong-Joo dan menganggapnya orang aneh. Hong-Joo berkata “Siapa yang akan percaya dengan omong kosong gila ini ? Aku melihat Anda di dalam mimpiku. Yang kulihat dalam mimpiku selalu menjadi kenyataan. Jadi, jika ingin hidup, Anda harus mendengarkanku. Orang akan berpikir ini tidak masuk akal. Bahkan, Ayah meninggal seperti itu karena tidak mempercayaiku. Masa depan tidak bisa diubah. Mengetahui yang akan terjadi tidak akan mengubah apapun.”

Hong-Joo menjalani hari-harinya dengan membantu restoran Ibunya. Sebenarnya, Hong-Joo adalah seorang reporter terkenal, tetapi dia telah melakukan cuti selama beberapa bulan sejak ia bermimpi tentang kematian sang Ibu. Hong-Joo bahkan merasa frustasi dan memotong rambutnya secara paksa dengan anggapan agar kejadian tersebut tidak akan terjadi. Mimpi itu muncul. Mimpi yang menjelaskan penyebab dari kematian sang Ibu dan juga Hong-Joo. Namun, mimpi itu dialami oleh seorang lelaki yang baru saja pindah kedepan rumah Hong-Joo. Lelaki itu adalah Jae-Chan. Seseorang yang baru saja diangkat menjadi jaksa. Di dalam mimpi tersebut Hong-Joo bertemu dengan Yoo-Beom untuk makan malam di sebuah restoran. Hong-Joo memiliki firasat buruk tentang ibunya dan memutuskan untuk pulang kembali ke rumah dan memeriksa apakah Ibunya baik-baik saja. Yoo-Beom memutuskan untuk menyetir mobil Hong-Joo karena salju turun dengan lebat. Saat sedang mengendarai mobil, tiba-tiba Yoo-Beom menabrak seorang lelaki lalu membanting stir mobil sehingga menabrak tiang lampu jalan. Yoo-Beom yang tersadar bahwa telah terjadi kecelakaan memeriksa kondisi Hong-Joo yang telah pingsan. Setelah menyadari situasi yang terjadi, Yoo-Beom akhirnya menukar posisi tempat duduknya menjadi Hong-Joo yang duduk di tempat pengemudi sehingga saat polisi atau ambulance datang akan terlihat bahwa Hong-Joo yang mengemudikan mobil tersebut. Hong-Joo tidak sadarkan diri selama beberapa bulan, hal ini lah yang menyebabkan sang Ibu bekerja tanpa istirahat untuk membayar biaya rumah sakit Hong-Joo dan akhirnya meninggal dunia. Saat sadarkan diri, Hong-Joo mengetahui sang Ibu telah meninggal dunia. Karena depresi terhadap yang terjadi kepada Ibunya dan tuntutan karena kecelakaan yang telah disabotase tersebut, akhirnya Hong-Joo memutuskan untuk bunuh diri.

Mengalami mimpi yang sangat aneh untuk pertama kalinya, Jae-Chan bersikap acuh tak acuh terhadap mimpi tersebut. Saat mengetahui bahwa Hong-Joo dan Yoo-Beom saling mengenal, Jae-Chan akhirnya memutuskan untuk mencegah kejadian di dalam mimpinya tersebut agar tidak menjadi nyata. Usaha Jae-Chan berhasil. Jae-Chan berhasil mencegah kecelakaan tersebut sehingga tidak ada korban yang jatuh. Merasa kesal karena mobil yang dikendarainya ditabrak oleh Jae-Chan, Yoo-Beom meluapkan kemarahannya. Namun, Hong-Joo memeluk Jae-Chan dan berterima kasih karena telah menyelamatkannya.

Hong-Joo mempercayai kata-kata Jae-Chan tentang mimpinya yang menjadi kenyataan. Seiring berjalannya waktu, Jae-Chan bertemu dengan lelaki yang telah ia selamatkan ketika menabrakan mobilnya ke mobil Hong-Joo. Lelaki tersebut adalah seorang polisi bernama Woo-Tak. Woo-Tak juga mengalami hal yang sama seperti Hong-Joo dan Jae-Chan, mimpi yang menjadi kenyataan. Setelah mengamati hal-hal yang terjadi di dalam mimpi Hong-Joo, Jae-Chan dan mimpinya, Woo-Tak membuat suatu dugaan bahwa mimpi yang terus terjadi pada mereka bertiga disebabkan karena peristiwa yang melibatkan mereka. Hong-Joo telah bermimpi seperti itu sejak kecil. Jae-Chan selalu bermimpi tentang Hong-Joo dikarenakan Hong-Joo pernah menolong Jae-Chan saat kecil, sedangkan Woo-Tak selalu bermimpi tentang Jae-Chan karena Jae-Chan telah menolongnya saat mobil Hong-Joo yang dikendarai oleh Yoo-Beom hampir menabrak Woo-Tak. Mereka bertiga selalu berusaha untuk membantu orang lain dengan mencocokan mimpi mereka.

Drama ini memberikan kesan yang fresh dengan mengangkat cerita yang tidak biasa. Pemain dalam drama ini juga sangat mendukung dimana visual dan bakat yang para pemain miliki. Alur cerita yang diambil cukup monoton dimana memiliki kesamaan di setiap episodenya, yaitu muncul sebuah kasus dan kemudian Hong-Joo, Jae-Chan dan Woo-Tak akan berusaha untuk mengubahnya agar tidak terjadi kejadian yang buruk. Akhir cerita untuk second lead male, yaitu Woo-Tak tidak jauh berbeda dengan kebanyakan drama yang lainnya. Woo-Tak harus mengalah untuk mendapatkan hati Hong-Joo. Dengan sudah berakhirnya drama ini, saya memberikan rating 7/10 karena cerita yang tidak biasa, tetapi alur cerita yang dapat ditebak. Drama ini termasuk salah satu drama yang wajib ditonton oleh pecinta K-Drama.


Teaser



Daftar Pustaka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar