Manusia dan Penderitaan
- Pengertian Manusia
Manusia
adalah makhluk ciptaan ALLAH swt yang paling sempurna dibandingkan dengan
makhluk lainnya, karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir
secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak
dilakukan, dan kita pun bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau
buruk (negatif) untuk diri kita sendiri. Selain itu dapat diartikan manusia
secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena bukan
hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain. Maka
sebab itu manusia adalah makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial.
Pengertian
manusia dapat dilihat dari berbagai segi. Secara bahasa manusia berasal dari
kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin),
yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang mampu menguasai makhluk
lain. Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta,
sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang
individu. Secara biologi, manusia diartikan sebagai sebuah spesies primata dari
golongan mamalia yang
dilengkapi otak berkemampuan
tinggi.
- Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita.
Kata derita berasal dari
bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya
menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan bisa
bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang
berbeda – beda. Manusia dikatakan menderita apabila dia memiliki masalah,
depresi karena tekanan hidup, dan lain lain.
Penderitaan tidak dapat dipisahkan
ataupun dihilangkan dari kehidupan manusia. Karena penderitaan tersebut dapat
memberikan dampak positif maupun dampak negatif kepada subjek yang mengalami
hal tersebut. Beberapa dari kita yang merasakan tekanan dari penderitaan dapat
melakukan hal – hal yang tidak terduga yang menjerumus kepada hal – hal yang
negatif.
Dalam beberapa kasus penderitaan justru
memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi beberapa orang agar menjadi
lebih baik lagi. Hal tersebut juga dapat menjadi titik awal dari sebuah
perjuangan hidup yang baru. Ini merupakan dampak penderitaan seseorang yang
berujung kepada hal yang positif dan patut untuk ditiru.
Menurut agama penderitaan itu adalah
teguran dari Tuhan. Penderitaan ada yang ringan dan berat contoh penderitaan
yang ringan adalah ketika seseorang mengalami kegagalan dalam menggapai
keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat adalah ketika seorang
manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan
jiwanya sampai terkadang Ingin mengakhiri hidupnya.
Penderitaan adalah termasuk realitas
manusia di dunia. Namun, peranan individu juga menentukan berat - tidaknya
intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap
penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.
- Manusia dan Penderitaan
Penderitaan merupakan salah satu
pengalaman hidup yang pasti pernah dirasakan oleh setiap manusia di muka bumi
ini. Penderitaan bisa dikatakan adalah suatu catatan hidup seseorang yang dapat
merubah pandangan hidup seseorang. Penderitaan dapat memberikan rasa sakit yang
sangat berbekas di hati seseorang yang dalam beberapa kasus perasaan sakit
tersebut tidak bisa kita tahan lagi.
Dari penjelasan di atas, dapat dipahami
bahwa penderitaan tidak akan bisa terlepas dari kisah hidup seseorang selama
dia masih bernafas di dunia ini. Penderitaan yang dirasakan masing – masing
manusia pasti tidak ada yang sama. Karena setiap manusia memiliki masalah yang
bermacam – macam dan tingkatan kekuatan dalam menghadapi penderitaan tersebut
secara berbeda – beda.
Kita dapat mengatakan bahwa orang
tersebut sangat kuat dalam menghadapi penderitaan di dalam hidupnya. Namun,
kita tidak tahu apakah dia benar – benar kuat dalam menghadapi masalahnya itu.
Dari luar dia mungkin tampak semangat saja dan tidak terlihat seperti sedang
menghadapi suatu masalah. Namun, di dalam dirinya kita tidak tahu bagaiman
perasaan sesungguhnya yang dirasakan olehnya.
Penderitaan yang dialami manusia dapat
merubah sifat, sikap, karakter, dan tujuan hidup seseorang. Jika menjurus
kepada hal – hal yang positif tidak apa – apa. Namun, penderitaan dapat
mengakibatkan efek negatif pada seseorang. Bahkan bisa menimbulkan rasa benci,
dendam, dan amarah yang bisa merusak kehidupan manusia. Ini merupakan salah satu
dampak yang diakibatkan oleh penderitaan bagi kehidupan manusia.
- Penyebab Munculnya
Penderitaan
1. Penderitaan
yang Muncul Karena Perbuatan Buruk Manusia
Menurut pandangan saya, penderitaan ini
muncul karena adanya ketidakserasian atau ketidakharmonisan antara suatu
individu dengan individu lain, individu dengan golongan atau kelompok, dan
individu dengan masyarakat luas. Ketidakharmonisan antara suatu individu dengan
individu yang lain dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang sering terjadi atau
terlihat adalah faktor yang disebabkan oleh masalah sakit hati.
Sebagai contoh, ada seseorang yang
sering menjelekkan atau membicarakan keburukan temannya. Ia merasa bahwa
kejelekkan dan keburukan temannya tersebut tidak apa – apa jika dibicarakan di
depan umum. Hal ini bisa menjadi dasar dari penderitaan yang dirasakan oleh
temannya dan yang lebih buruknya lagi hal ini bisa menumbuhkan amarah, rasa
benci, dan dendam kepada orang yang menjelekkannya tersebut. Jika penderitaan
tersebut semakin dalam dan semakin menyakiti hatinya, maka ia bisa gelap mata
dan melakukan hal – hal yang tidak seharusnya ia lakukan.
Ketidakharmonisan antara individu dengan
golongan atau kelompok dapat kita lihat di kehidupan sehari – hari. Sebagai
contoh, beberapa mahasiswa diberikan tugas oleh dosen mereka untuk mengerjakan
tugas akhir dengan kelompok yang sudah diberikan. Satu kelompok terdiri dari
empat mahasiswa. Saat proses mengerjakan tugas tersebut, salah satu dari
anggota kelompok Anggrek tidak pernah hadir dan tidak pernah memberikan kabar
kepada anggota kelompok yang lain dan jika diminta untuk hadir ia hanya
memberikan janji – janjinya saja.
Hal ini dapat memberikan penderitaan
bagi anggota kelompok yang lain. Mereka bisa saja merasa jengkel dan ketidakadilan
bagi mereka yang sudah mengerjakan tugas. Penderitaan semacam ini dapat
menyebabkan anggota kelompok yang lain tidak akan memasukkan nama anggota yang
tidak pernah hadir itu sebagai konsekuensinya.
Kadang kala kita sebagai seorang
individu lebih memilih kepentingan kita sendiri dibandingkan dengan kepentingan
orang lain atau masyarakat luas. Hal ini bisa menjadi penyebab
ketidakharmonisan antara individu dengan masyarakat luas. Dapat diambil contoh
adalah pengguna sepeda motor yang ugal – ugalan. Mereka tidak memikirkan
keselamatan bersama di jalan raya dan hanya memperdulikan laju motor mereka.
Hal ini dapat memberikan dampak yang
menimbulkan penderitaan bagi masyarakat luas. Bisa berdampak kepada pengguna
jalan yang lain, pejalan kaki, atau pun penjual kaki lima. Oleh karena itu,
sebaiknya kita lebih berhati – hati dalam bersikap dan bertingkah laku dalam
segala keadaan agar tidak memberikan penderitaan bagi orang lain dan menjaga
keharmonisan antara yang satu dengan yang lainnya.
2. Penderitaan
yang Muncul Karena Penyakit atau Siksaan
Penderitaan
manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan atau azab Tuhan. Namun,
kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi
penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan semacam ini dialami manusia.
Beberapa kasus penderitaan dapat dilihat dari kisah berikut. Seorang anak
lelaki buta sejak diahirkan, diasuh dengan tabah oleh orang tuanya. Ia
disekolahkan, kecerdasannya luar biasa. Walaupun ia tidak dapat melihat dengan
mata, tetapi hatinya terang benderang. Karena kecerdasannya, ia memperoleh
pendidikan sampai di universitas dan akhirnya memperoleh gelar doctor di
Universitas Sourbone Perancis. Dia adalah Prof.Dr. Thaha Husen, guru besar
Universitas di Kairo, Mesir.
DAFTAR PUSTAKA
Sangat menginspirasi, lantukan
BalasHapusjadi nambah pengetahuan. thanks kak
BalasHapus