Kamis, 23 Maret 2017

Kisah Si Anak Tunggal

Kisah Si Anak Tunggal

Assalamualaikum.wr.wb, perkenalkan nama saya Rani Julianti. Saya adalah anak tunggal yang lahir di Jakarta, 2 juli 1998. Saat ini, saya sedang menjalani pendidikan semester 2 di Universitas Gunadarma jurusan Teknik Industri. Hobi saya adalah membaca novel dan menonton drama korea. Kedua hobi tersebut dapat menghilangkan stress, kebosanan, dan menghibur saya. Golongan darah saya adalah O, memiliki zodiak cancer dan mendapatkan garis keturunan sunda dan betawi.

Saya pernah diberitahu oleh mama saya bahwa nama saya diambil dari gabungan nama kedua orang tua saya. Mungkin karena alasan inilah saya mewarisi masing – masing sifat kedua orang tua saya. Sejak kecil saya diajarkan untuk selalu menghormati dan menghargai orang lain, hidup apa adanya, mengerjakan segala sesuatunya sendiri bila masih bisa. Pendidikan keagamaan juga diberikan kedua orang tua saya sejak masih kecil. Saya diajarkan untuk beribadah shalat lima waktu, belajar mengaji, puasa setengah hari hingga puasa penuh hingga adzan maghrib, dan ibadah yang lainnya.

Mama saya sering mendaftarkan saya ke lomba – lomba saat saya di Play Group dan TK untuk melatih bersosialisasi. Lomba mewarnai, lomba memakai baju daerah, lomba bahasa inggris adalah lomba – lomba yang pernah saya ikuti dahulu. Saya dilatih untuk percaya diri saat tampil dihadapan banyak orang, memiliki jiwa kompetitif, berusaha untuk berfikir kreatif, dan berbaur dengan orang lain yang belum dikenal. Sampai saat ini saya berusaha agar selalu mengingat dan menjalankan ajaran – ajaran dari kedua orang tua saya.

Kenangan saat SD yang masih saya ingat adalah saya pernah aktif dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler pramuka. Saya juga sering bermain permainan jaman dahulu seperti petak umpet, lompat tali, bekel, engklek, congklak, dan masih banyak yang lainnya. Masa SMP adalah saat ketika saya mulai memasuki zona remaja. Masa ketika saya harus berbaur dengan teman baru. Masa ketika saya mulai belajar tentang hal – hal baru. Masa ketika saya mulai menuju kenangan paling “berkesan” dalam hidup saya yaitu masa SMA.

Menurut saya, masa SMA adalah kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan. Masa ketika saya bertemu dengan dua orang sahabat yang benar – benar selalu ada ketika saya sedang berada di kondisi senang, sedih, takut, bahagia, terpuruk, dan lelah mereka selalu ada di samping saya untuk mendukung, menemani, menghibur dan membantu saya. Masa SMA juga merupakan masa ketika saya mengetahui bagaimana karakter – karakter orang yang ada disekeliling saya.

Salah satu kenangan yang paling berkesan menurut saya adalah ketika melaksanakan praktek seni budaya. Saya dan teman – teman sekelas harus membuat drama dengan durasi yang ditentukan dan melakukan penampilan di lapangan sekolah. Saat itu, kami diuji bagaimana cara menyatukan satu ide dengan ide yang lainnya. Bagaimana cara menanggung tanggung jawab yang sudah diberikan. Bagaimana cara agar menyatukan satu kelas agar tugas tersebut dapat berhasil, dan kami juga diuji untuk mempercayai satu sama lainnya.

Saat di kelas tiga SMA saya mendapat beberapa rekomendasi jurusan dari guru BP saya untuk melanjutkan pendidikan di kuliah. Saya juga mendapat nasihat dari orang tua saya agar memilih jurusan yang banyak dibutuhkan saat nanti memasuki dunia kerja. Setelah beberapa kali berkonsultasi dengan orang tua dan guru BP akhirnya saya memilih untuk masuk jurusan Teknik Industri.

Alasan saya memilih jurusan Teknik Industri sebagai jenjang pendidikan selanjutnya karena saya pernah mendapatkan informasi bahwa lulusan Teknik Industri dapat bekerja di segala bidang pekerjaan yang membutuhkan sebuah sistem. Mahasiswa/i Teknik Industri akan mempelajari semua pelajaran yang terdapat di jurusan teknik lainnya. Dengan informasi yang saya dapatkan tersebut, saya menjadi tertarik dan meyakinkan diri untuk menjadi mahasiswi di jurusan Teknik Industri.

Selama 2 semester belajar sebagai mahasiswi Teknik Industri, saya mendapatkan ilmu – ilmu yang sangat bermanfaat. Beberapa mata kuliah seperti fisika dasar, kimia dasar, dan kalkulus memiliki materi yang hampir sama seperti saat SMA dahulu. Namun, saat di kuliah lebih ditekankan pada analisis soal dan realisasi di dunia kerja nantinya. Mata kuliah fisika dasar memiliki praktek yang membantu saya untuk lebih memahami bagaimana kerja fisika dalam kehidupan sehari – hari.

Di Universitas Gunadarma terdapat mata kuliah ujian utama yang dimiliki oleh masing – masing jurusan. Di Teknik Industri terdapat mata kuliah ujian utama seperti pengantar teknik industri dan teori probabilitas yang sudah saya dapatkan. Mata kuliah ujian utama tersebut membantu saya untuk lebih memahami apa itu teknik industri. Dasar – dasar inilah yang akan membantu saya dalam menjalani semester – semester berikutnya.

Harapan saya setelah lulus dari jurusan Teknik Industri dengan gelar ST di belakang nama saya adalah agar saya bisa mendapatkan pekerjaan yang saya inginkan. Saya ingin bekerja di salah satu BUMN di Indonesia. Harapan saya yang lain adalah agar saya dapat menerapkan pengalaman – pengalaman yang saya dapatkan untuk membuka suatu usaha yang dirintis dari nol hingga menjadi sukses nantinya sehingga saya dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di Indonesia. Semoga harapan saya tersebut tidak akan menjadi angan – angan belaka, tetapi akan menjadi kenyataan yang luar biasa.    


Tidak ada komentar:

Posting Komentar