Kisah Si Anak Tunggal
Assalamualaikum.wr.wb, perkenalkan nama saya Rani
Julianti. Saya adalah anak tunggal yang lahir di Jakarta, 2 juli 1998. Saat
ini, saya sedang menjalani pendidikan semester 2 di Universitas Gunadarma
jurusan Teknik Industri. Hobi saya adalah membaca novel dan menonton drama
korea. Kedua hobi tersebut dapat menghilangkan stress, kebosanan, dan menghibur
saya. Golongan darah saya adalah O, memiliki zodiak cancer dan mendapatkan
garis keturunan sunda dan betawi.
Saya pernah diberitahu oleh mama saya bahwa nama
saya diambil dari gabungan nama kedua orang tua saya. Mungkin karena alasan
inilah saya mewarisi masing – masing sifat kedua orang tua saya. Sejak kecil
saya diajarkan untuk selalu menghormati dan menghargai orang lain, hidup apa
adanya, mengerjakan segala sesuatunya sendiri bila masih bisa. Pendidikan
keagamaan juga diberikan kedua orang tua saya sejak masih kecil. Saya diajarkan
untuk beribadah shalat lima waktu, belajar mengaji, puasa setengah hari hingga
puasa penuh hingga adzan maghrib, dan ibadah yang lainnya.
Mama saya sering mendaftarkan saya ke lomba – lomba
saat saya di Play Group dan TK untuk melatih bersosialisasi. Lomba mewarnai,
lomba memakai baju daerah, lomba bahasa inggris adalah lomba – lomba yang
pernah saya ikuti dahulu. Saya dilatih untuk percaya diri saat tampil dihadapan
banyak orang, memiliki jiwa kompetitif, berusaha untuk berfikir kreatif, dan
berbaur dengan orang lain yang belum dikenal. Sampai saat ini saya berusaha
agar selalu mengingat dan menjalankan ajaran – ajaran dari kedua orang tua
saya.
Kenangan saat SD yang masih saya ingat adalah saya
pernah aktif dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler pramuka. Saya juga sering
bermain permainan jaman dahulu seperti petak umpet, lompat tali, bekel,
engklek, congklak, dan masih banyak yang lainnya. Masa SMP adalah saat ketika
saya mulai memasuki zona remaja. Masa ketika saya harus berbaur dengan teman
baru. Masa ketika saya mulai belajar tentang hal – hal baru. Masa ketika saya
mulai menuju kenangan paling “berkesan” dalam hidup saya yaitu masa SMA.
Menurut saya, masa SMA adalah kenangan yang tidak akan
pernah saya lupakan. Masa ketika saya bertemu dengan dua orang sahabat yang
benar – benar selalu ada ketika saya sedang berada di kondisi senang, sedih,
takut, bahagia, terpuruk, dan lelah mereka selalu ada di samping saya untuk
mendukung, menemani, menghibur dan membantu saya. Masa SMA juga merupakan masa
ketika saya mengetahui bagaimana karakter – karakter orang yang ada
disekeliling saya.
Salah satu kenangan yang paling berkesan menurut saya
adalah ketika melaksanakan praktek seni budaya. Saya dan teman – teman sekelas
harus membuat drama dengan durasi yang ditentukan dan melakukan penampilan di
lapangan sekolah. Saat itu, kami diuji bagaimana cara menyatukan satu ide
dengan ide yang lainnya. Bagaimana cara menanggung tanggung jawab yang sudah
diberikan. Bagaimana cara agar menyatukan satu kelas agar tugas tersebut dapat
berhasil, dan kami juga diuji untuk mempercayai satu sama lainnya.
Saat di kelas tiga SMA saya mendapat beberapa
rekomendasi jurusan dari guru BP saya untuk melanjutkan pendidikan di kuliah. Saya
juga mendapat nasihat dari orang tua saya agar memilih jurusan yang banyak
dibutuhkan saat nanti memasuki dunia kerja. Setelah beberapa kali berkonsultasi
dengan orang tua dan guru BP akhirnya saya memilih untuk masuk jurusan Teknik
Industri.
Alasan saya memilih jurusan Teknik Industri sebagai
jenjang pendidikan selanjutnya karena saya pernah mendapatkan informasi bahwa
lulusan Teknik Industri dapat bekerja di segala bidang pekerjaan yang
membutuhkan sebuah sistem. Mahasiswa/i Teknik Industri akan mempelajari semua
pelajaran yang terdapat di jurusan teknik lainnya. Dengan informasi yang saya
dapatkan tersebut, saya menjadi tertarik dan meyakinkan diri untuk menjadi
mahasiswi di jurusan Teknik Industri.
Selama 2 semester belajar sebagai mahasiswi Teknik
Industri, saya mendapatkan ilmu – ilmu yang sangat bermanfaat. Beberapa mata
kuliah seperti fisika dasar, kimia dasar, dan kalkulus memiliki materi yang
hampir sama seperti saat SMA dahulu. Namun, saat di kuliah lebih ditekankan
pada analisis soal dan realisasi di dunia kerja nantinya. Mata kuliah fisika
dasar memiliki praktek yang membantu saya untuk lebih memahami bagaimana kerja
fisika dalam kehidupan sehari – hari.
Di Universitas Gunadarma terdapat mata kuliah ujian
utama yang dimiliki oleh masing – masing jurusan. Di Teknik Industri terdapat
mata kuliah ujian utama seperti pengantar teknik industri dan teori probabilitas
yang sudah saya dapatkan. Mata kuliah ujian utama tersebut membantu saya untuk
lebih memahami apa itu teknik industri. Dasar – dasar inilah yang akan membantu
saya dalam menjalani semester – semester berikutnya.
Harapan saya setelah lulus dari jurusan Teknik
Industri dengan gelar ST di belakang nama saya adalah agar saya bisa mendapatkan
pekerjaan yang saya inginkan. Saya ingin bekerja di salah satu BUMN di
Indonesia. Harapan saya yang lain adalah agar saya dapat menerapkan pengalaman –
pengalaman yang saya dapatkan untuk membuka suatu usaha yang dirintis dari nol
hingga menjadi sukses nantinya sehingga saya dapat mengurangi angka
pengangguran yang ada di Indonesia. Semoga harapan saya tersebut tidak akan
menjadi angan – angan belaka, tetapi akan menjadi kenyataan yang luar biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar